Monas Berbenah, Yuk Berperan…

Standard

Sudah lama sekali kita mendengar betapa rusuhnya dan betapa sulitnya Pemprov DKI menertibkan PKL di Monas. Sebagai penikmat Monas, saya sepakat kawasan Monas memang harus ditertibkan, terlebih saat memahami bahwa isu Monas bukan sekedar konflik antara keinginan Pemerintah untuk menertibkan dan pedagang ingin berjualan, tetapi di tengah-tengahnya ada calo lapak (baca: preman) yang mengambil kesempatan dalam kesempitan.

Hari ini, Pemprov DKI meresmikan Lenggang Jakarta, e-Food & Culture Park, sebagai pengganti taman kuliner IRTI dan tentunya sebagai wadah bagi para PKL supaya dapat berjualan dengan tenang dan tertib.

image

image

image

Win-win solution kan? Seharusnya…
Tapi kenyataannya, belum tentu. Pedagang butuh pembeli supaya bisnisnya lancar. Kalau pembeli sepi, pedagang pasti berpikir untuk kembali ke lokasi lama, berkeliaran lagi. Monas berantakan lagi..

Lalu, pembelinya siapa dong?
Lho, kok nanya.. ya kita laaahhhh…🙂

Ini lho, saatnya kita ambil peran. Dan perannya kan relatif gampang. Kita ngga usah bikin, ngga usah inves, ngga repot ngatur, ngga repot ini itu. Cuma dateng, beli! Sederhana kan? Sesederhana kita dateng ke mall dan belanja di sana. Bedanya di urusan ini kita bisa lahh disebut sedikit berjasa. Alasannya, pertama, bagi-bagi rejeki sama si pedagang. Kedua, bantu-bantu memudahkan tugas Pemerintah yang akan berkurang resikonya ngurusin PKL yang bandel. Heheee…

Siapa yang mau terlibat membangun Jakarta yang lebih baik?

Saya mau.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s