Mujahadah menuju Qalbun Salim

Standard

Alhamdulillah, setelah off cukup lama, Allah perkenankan lagi menikmati rizki waktu, kesehatan dan kesempatan untuk melangkahkan kaki mencari ilmu di Kajian Rutin Al Hikam bersama Aa Gym di Masjid Al Latief, Pasaraya Blok M.

Kajian hari ini bertema bahwa usaha manusia untuk mencari kekurangan diri jauh lebih baik dibanding memikirkan kedudukan kita di mata Allah. Semua usaha tadi ditujukan utk meraih satu tujuan: Qalbun Salim, hati yang bersih..

Setelah mendengar suatu ilmu, kita semua jadi tahu, tapi tahu, belum tentu bisa. Ada tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk menjadi bisa. Aa mengibaratkan, kita tahu, supaya mobil bisa berjalan kita harus menyalakan mesin, masuk gigi, injak pedal gas, lalu kontrol kecepatan, sekali-sekali perlu rem, dan sebagainya. Tapi mengetahui semua hal itu apakah membuat kita bisa menyetir mobil? Tidak. Kita harus belajar, lalu berlatih lagi dan lagi dan lagi, sampai bisa dibilang jago nyetir.

Demikian juga dengan konsep qalbun salim, kita tahu, tapi berapa banyak yang bisa menerapkannya pada diri? Bisa kita lihat, betapa banyak majelis pengajian, berapa sering kesana kemari mengaji, tapi apakah sudah secara signifikan mengubah kita menjadi manusia yg berhati bersih?

Tahu, tapi tidak bisa.. lalu bagaimana supaya bisa?

Kuncinya MUJAHADAH.. semakin kuat, semakin berani, semakin konsisten, maka hati akan makin terkendali.

Mujahadah pasti menemukan tantangan, tiap manusia tidak akan tertukar episodenya, setiap tantangan/ujian hidupnya berbeda-beda, karena masing-masing berbeda penyakit hatinya..

Berikut adalah teknik mujahadah yang bisa kita lakukan:

1. Tafakur.

Luangkan waktu utk menyepi, supaya bisa berdialog dengan diri sendiri. Usahakan untuk terus menyisihkan waktu, karena orang yang terus menerus tergilas rutinitas akan cenderung bebal, hidup berjalan terus, tapi tidak mendapatkan pelajaran apa-apa.

Introspeksi, tanya diri sendiri, buat daftar kekurangan-kekurangan diri. Jangan malu, beranilah untuk mengakui.

2. Miliki orang-orang terdekat yang bisa jadi cermin.

Pasangan, anak, pembantu, tetangga, sahabat, saudara adalah mereka yang paling mengetahui keseharian kita, mengenali kelebihan kekurangan, sifat baik buruk kita.
Biarkan mereka membuat koreksi, kalau perlu kita yang minta dikoreksi. Bersenang hati lah saat dikoreksi, karena terlalu banyak dipuji bisa membuat kecenderungan menipu diri sendiri.

3. Cari guru

Guru yang paham dan kaya pengalaman batin, yang tidak memiliki kepentingan selain kepentingan ingin menjadikan kita manusia yang lebih baik.

Mohon pada Allah supaya bisa diberikan guru yang baik, guru tidak harus ustadz, kadang keluarga/sahabat yang matang kepribadiannya bisa juga diajak berdiskusi, mereka pula yang rajin mengingatkan kita.

4. Manfaatkan orang yang tidak suka pada kita.

Tidak perlu marah atau sakit hati kalau ada yang jadi hater, itu justru karunia.

Bayangkan, siapa kah orang yang paling mendedikasikan waktu dan perhatiannya untuk kita? Mereka!🙂

Mereka dengan sibuknya setiap hari, mencari keburukan kita, seharusnya kita berterima kasih karena dibantu untuk lebih cepat tahu atas keburukan-keburukan kita.

5. Tafakuri apa yang terjadi di sekitar kita.

Berbagai informasi melintas setiap hari tentang peristiwa- peristiwa yang terjadi di sekitar kita. Usahakan, saat melihat/mendengar satu peristiwa, kita tidak hanya sibuk pada peristiwanya, tapi maknai, cari pelajarannya.. kalau baik kita bisa termotivasi melakukan hal yang sama, kalau buruk kita berusaha untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.

Yang terpenting, mujahadah adalah never ending process. Terus berjalan, jangan mudah berhenti.

Selamat berjuang!
Yuk, sama-sama…😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s