Tanda Tanya..

Standard

Ketika keraguan pada seseorang menyergap relung hati, seketika yang terasa adalah seperti tak mengenali lagi dirinya. Tiba-tiba seperti ada jarak. Yang tidak ingin lagi dipersempit.

Itu yang saya rasakan.. Saya tidak tahu, apakah orang lain juga akan bereaksi dengan cara yang sama atau tidak.

Semua berawal dari sikap saya memilih untuk menjadi orang yang meletakkan kepercayaan penuh pada seseorang yang dekat dengan saya. Penuh. Tidak hanya 100% , bahkan 1000%. Lalu saya tidak pernah lagi mencari-cari tahu tentang dirinya selain apa yang ia ucap dan perlihatkan. Saya sama sekali tidak tertarik membongkar wilayah privatnya atau mengorek informasi dari pihak ketiga.

Lalu semua menjadi sulit bagi saya untuk menjawab pertanyaan, bagaimana kalau tiba-tiba tanpa sengaja saya tahu sesuatu dan intuisi saya mengarahkan ada hal yang tidak saya ketahui. Saya harus meneruskan keraguan saya, atau 1000% rasa percaya itu.

Namanya saja intuisi, maka belum ada fakta. Mau diabaikan sulit, tapi kalau diikuti pasti akan semakin membentangkan jarak. Mau didiamkan sulit, tapi membuka jalur komunikasi juga sulit. Apa yang mau dibicarakan?

Haruskah saya menyerahkannya pada waktu? Untuk melihat apakah 1000% saya memang layak dipegang olehnya?

Biasanya saya berani..tapi tidak kali ini.
Kali ini saya takut kecewa..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s