Cinta Yang Manakah Cintamu?

Standard

Melanjutkan ocehan saya kemarin tentang cinta..
Cinta yang menghilang, kenapa cinta menghilang, kenapa ngga puas dengan cinta yang dimiliki, kenapa ngga bahagia, dan sebagainya dan sebagainya..

Ini akan jadi bahasan yang panjaaaaaangg… tapi sebelumnya, kenalan sama yang namanya CINTA dulu aja yuk..

Kalau saya minta teman-teman mendefinisikan cinta, jawabannya pasti akan buaaanyaaakkk.. bisa jadi kita tanya ke 100 orang, kita akan dapat 100 jawaban juga. Jadi saya ngga akan bicara soal definisi ya, saya mau ndongeng tentang triangular theory of love-nya Pak Robert Sternberg, teori termudah yang bisa menjelaskan tipe-tipe dan tahapan-tahapan cinta.

Triangular Theory of Love

Triangular Theory of Love

Penjelasannya, cinta itu terdiri dari 3 komponen:
1. Intimacy, meliputi perasaan dekat, akrab, memiliki keterikatan
2. Passion, lebih ke arah sexual desire
3. Commitment, meliputi kesetiaan pada pasangan, komitmen mencapai tujuan bersama

Dari gambar di atas, terlihat ada 7 (+1) tipe cinta:

1. Non love
Kondisi dimana ketika 3 komponen di atas absen. Ngga perlu dibahas ya..🙂

2. Liking
Kondisi dimana hanya ada komponen intimacy yang berperan. Ini adalah saat kita merasa dekat dengan seseorang, akrab, senang menghabiskan waktu sama-sama, sering curhat, ngobrol nyambung. Apa bedanya dengan bersahabat? Ngga ada, memang sama. Bersahabat juga butuh cinta kan?

3. Infatuation
Kondisi dimana hanya ada komponen passion. Satu hubungan biasanya diawali dengan ketertarikan fisik kan? Nah, ini lah momen dimana seseorang merasakan gairah saat dekat secara fisik, mencium wangi tubuhnya, memandang matanya, menatap wajah yang rupawan, hehehe…
Biasanya tipikal ini adalah awal dari romantic love, nanti kita bahas..

4. Empty love
Kondisi dimana hanya ada komponen commitment.
Ini bisa saja terjadi di awal hubungan, misal pada perjodohan, atau karena bisa jadi seseorang hanya merasa harus tetap bersama dengan seseorang karena terpaksa. Bisa juga terjadi pada hubungan yang sudah lama, saat kedua komponen lain (intimacy dan passion) sudah memudar.

5. Romantic love
Ini adalah kombinasi dari adanya intimacy dan passion, momen dimana seseorang tidak hanya tertarik secara fisik, namun juga dekat secara batin. Hanya saja, belum ada komitmen yang terlibat. TTM mungkin bisa digolongkan ke jenis ini ya? :p

6. Companionate love
Kalau yang ini, kombinasi intimacy dan commitment, saat dua orang masih merasakan kedekatan dan erat karena komitmen/tanggung jawab yang kuat. Sering kita lihat pada pernikahan yang sudah berlangsung lama, dimana ketertarikan secara fisik bisa saja memudar.

7. Fatuous love
Kombinasi passion dan commitment ini agak konyol sih, bayangin aja ada orang yang punya komitmen tinggi karena memiliki kebutuhan fisik yang mendalam. Konyol, tapi ada.. hehe..

8. Consummate love
Inilah bentuk kombinasi yang paling ideal, melibatkan passion, intimacy dan commitment. Kalau pasangan mampu menjaga agar ketiga hal ini tetap menyala dalam hubungan mereka, maka bisa dipastikan mereka akan memiliki kualitas hubungan yang baik dan relasi yang memuaskan.

Dari gambaran di atas, sedikit sudah ada gambaran kan untuk menjawab berbagai pertanyaan mengapa cinta begini dan begitu?

Sudah bisa juga menjawab judul di atas?😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s