Catatan Lama #3 (was: 32 days to 32)

Standard

Re-post from Facebook, April 29, 2010 

Seharian berada di lapangan voli… melelahkan… tapi menyenangkan… Ketemu sahabat-sahabat yang membuat hidup saya lebih hidup..

Bicara soal sahabat, saya pilih untuk bercerita tentang mereka saja hari ini.. tentang sahabat dan arti persahabatan buat saya.

Here we go… salah satu sisi kehidupan saya yang mungkin tak banyak orang tahu.. Sahabat tidak sekedar orang lain bagi saya, tapi mereka adalah rumah saya sejak saya masih remaja.. rumah yang artinya tempat untuk pulang.. bukan secara fisik.. tapi secara batin.

Sejak sekitar usia-usia SMP, saya mulai merasa, timbul banyak perbedaan dengan ibu, yang (tanpa bermaksud menyalahkan) selalu memiliki perbedaan pandangan dengan saya.. Ehhh, salah ding.. kalau duluuuu, jelas saya menyalahkan.. bagaimana tidak? Saat saya ingin ikut kegiatan ekstra kurikuler, dilarang, alasannya sudah 6 hari pergi, 1 hari harus di rumah bantu orang tua.. Atau kalau misal saya ingin jalan-jalan sama teman-teman, dilarang juga.. alasannya kalau diajak pergi orang tua ngga pernah mau, terus minta pergi sama teman-teman..

Banyaaaakkk hal lain yang saat itu saya sama sekali tidak bisa mengikuti jalan berpikir ibu saya.. dan itu berlangsung lama, terus menerus, sampai SMA, sampai kuliah..

Saat saya pertama kali jatuh cinta, bukan perasaan didengar yang saya dapatkan, tapi ”nasihat-nasihat” yang lebih terdengar sebagai ancaman dan intimidasi.. duhhhh… padahal wajar kan di usia-usia itu jatuh cinta? Hehehe..

Akibat berbagai perbedaan itu, saya semakin merasa, ibu saya bukan tempat yang tepat untuk berbagi tentang kehidupan saya, saya tidak pernah merasa bahwa saya dipahami, saya dimengerti… dan itu belum berhenti sampai sekarang.

Kalau sekarang, keadaannya sudah berbeda, saya sudah mandiri.. dalam segala hal.. tapi dulu, aduhhhhh… beraaaattttt… untunglah saya punya sahabat-sahabat yang alhamdulillah mantap..

Saat SMP, saya belum banyak berteman.. karena saya adalah orang yang sangat sulit memulai pertemanan saat itu, karena minder, karena ngerasa kuper, dan banyak konsep diri negatif lainnya… saat itu yang saya ingat ada Heny.. (kamu dimana sekarang Hen..)… selebihnya ada beberapa teman yang come and go.. dekat.. pisah.. dekat.. pisah…

Masuk SMA, saya punya sahabat yang luar biasa… Gania namanya.. we have lots in common I guess.. kami sama-sama punya ”masalah”.. tanpa perlu detilnya, kami bersahabat, sampai saat ini… dalam rentang waktu kami, tentunya ada pasang surutnya, di saat saya mulai pacaran hahaha, berubah lah komunitas saya, kami jarang in touch.. satu lagi Insan Vidi Rahman.. kami teman les Bahasa Inggris… cuma dekat beberapa saat, dan kemudian separated for almost 11 years…
Saat kuliah, saya berteman dekat dengan Dewi, dan sampai sekarang masih menjadi inspirasi saya untuk terus belajar dan belajar, S2, S3, S4, S5.. hehehe…

Pindah Jakarta, saya bersahabat dengan teman seperjuangan menuntut ilmu, Vida dan Jon mereka bukan sekedar teman.. karena masing-masing punya kualitas yang luar biasa.. dari Vida, saya belajar banyak tentang ketegaran dan kemandirian.. meskipun agak dudul..hahaha… tapi ketulusannya bersahabat luar biasa.. Jon, sahabat pertama saya yang berasal dari etnis Cina (maaf).. dengan ketulusannya juga, Jon berhasil meruntuhkan tembok stereotyping saya ke etnis tersebut.. hutang terbesar saya..

Di Jogja, ada mbak Anjar, Poer, Andi, sahabat-sahabat yang membantu saya beradaptasi di lingkungan hidup baru, mbak Arie.. no doubt.. dialah sebenar-benarnya malaikat yang diwujudkan sebagai manusia dalam hidup saya, Koko sahabat saya dan kakak.. blusukan menghabiskan waktu dari lapangan ke lapangan..

Saat ini… ada Esti, Prima, Pippin, Isma, Dian, Benny, Simbah, Affan, Thole, sahabat-sahabat di lingkungan pervolian, yang meskipun baru beberapa saat saya kenal baik, mereka tidak cuma berharga untuk sekedar menghabiskan waktu menggila bersama, tapi tempat saya bisa menjadi apa adanya, menjadi diri sendiri, tempat saya mendapatkan spirit luar biasa untuk hang on dalam kondisi maha sulit saat ini..

Sahabat saya tidak banyak.. untuk ukuran rentang waktu usia saya, tapi yang namanya chemistry dan ketulusan bersahabat rupanya memang teruji oleh waktu.. di saat-saat sekarang ini teruji mereka lah tempat batin saya pulang… di saat mulai tersesat… di saat resah, gelisah, galau, lemah, menyerah (halaaaaahhhhhhh… lebayyyy) mulai datang, di samping mereka lah saya bisa merasa aman…

Bahkan saking addictnya saya terhadap sahabat-sahabat saya, kadang muncul posesif berlebihan, takut untuk ditolak, takut disisihkan.. beberapa dari nama yang ada disini pasti pernah merasakan saya protes-protes, kenapa sms saya ngga dibales2.. kenapa bbm direply pendek-pendek, bahkan saya pernah kirim email lebay saat salah satu dari sahabat saya punya pacar… hahaha… *sakit jiwa dehhh…* padahal saya yakin, kualitas mereka bukan seperti itu.. tapi karena mereka juga punya kehidupan masing-masing, sedemikian juga saya.. haha.. memang aneh kok saya..

O ya… kalau toh saya bercerita tentang betapa kurang harmonisnya hubungan saya dan ibu saya, ini bukan dalam rangka membuka keburukan keluarga, saya tetap hormat kepada beliau, hanya ingin jujur dan menjadi apa adanya, menerima kenyataan bahwa tidak semua hubungan orang tua – anak adalah hubungan yang indah.. menerima kenyataan bahwa kadang Tuhan memang menyediakan tempat-tempat baik lain untuk pulang, selama kita mau mencarinya.. dan tidak menyerah untuk kecemplung di tempat-tempat yang salah.

Kepengennya ini bisa sarana belajar,
yang sudah jadi orang tua, belajar jadi tempat pulang untuk anak-anaknya..
yang belum, siap-siap dulu.. mumpung masih panjang waktu belajarnya..
yang sudah terlanjur jadi tempat pulang saya jangan kapok yaa… kadang-kadang (eh sering ding) saya memang terlihat demanding, tapi sebaliknya, I’ll do anything I could, for you!!

Terima kasih.. terima kasih semuanyaa….for being part of my life..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s