Catatan Lama #11 (was: Just a Thought on My Day)

Standard

Re-post from Facebook, May 30, 2010

 

Seperti halnya rencana kerja tahunan, yang selalu punya review per kuartal atau semester, saya juga tidak mau kalah… :p

Nahh, karena kebetulan hari ulang tahun saya ada di akhir bulan Mei, 11-12 lah sama pertengahan tahun, saya “paksa-paksain” aja deh, untuk memakai hari ini sebagai momen review.. heeeee…

Maka kembali lah saya ke halaman depan Facebook, tempat dimana saya mencatatkan target-target saya..

untuk diperjuangkan @ 2010 :

1. being happy, whatever the circumstances is..

Ternyata, ini sulit.. sangat sulit.. dari awal pun saat ini saya tuliskan menjadi target pertama saya, saya sudah sadar bahwa ini akan sulit.. karena saya tahu pasti karakter saya.. musuh utama saya dalam mencapai target ini adalah perfeksionisme saya yang luar biasa dan kemampuan saya untuk berserah diri yang masih dalam taraf very beginner..

Tanggal 1 Januari saya niatkan…

Akhir Januari ujian besar pertama datang dalam bentuk goncangnya bangunan rumah tangga saya.. 7 tahun kebersamaan kami, memang belum jadi waktu yang lama untuk ukuran pernikahan, tapi juga bukan waktu yang sebentar untuk tiba di satu titik dimana kami akhirnya harus menyadari ada satu jurang besar dalam cara kami memandang visi hidup…

Saya meyakini bahwa keluarga harus dibangun dengan dua tangan, dua kepala, dua hati.. dalam segala hal.. yang dibutuhkan hanya kompromi untuk menentukan prioritas dan siapa yang akan lebih dominan berperan.. sementara pasangan saya membuat satu garis tebal yang mutlak memisahkan bahwa satu area adalah tanggung jawab salah satu pihak dan area lain menjadi tanggung jawab pihak yang lain..
Masalah klasik ya? Sebagian orang mungkin akan mentertawakan ini..

Ini pukulan telak bagi saya.. yang selama ini menyuarakan kesetaraan…

Juga hantaman luar biasa bagi saya yang selalu meniatkan pernikahan sebagai tempat berpartner bukan sekedar berstatus..

Ini menjadikan kami harus membuat langkah-langkah ekstrem… kami perlu re-booting dan menjalankan plan B…

Detilnya terlalu rumit untuk diungkapkan.. menuliskannya pun perlu keberanian luar biasa.. karena saya tidak berniat untuk menebar aib, tapi belajar untuk membiasakan jujur terhadap diri sendiri dan sekitar saya.. saya ingin dikenal apa adanya… baik dan buruknya saya..

Next..

Belum selesai saya berproses untuk menyusun langkah-langkah baru, saya kembali dihadapkan dengan ujian lain.. kali ini (masih) tentang kesehatan.. keluar masuk RS dalam 3 tahun terakhir dengan diagnosa infeksi saluran pencernaan, berujung pada sesuatu yang lebih serius…

Ahh… cukup lah orang-orang terdekat saya yang mendapat cerita ini, yang sering mendapati saya nyaris hilang harapan, yang sering mendapati saya terpuruk kelelahan karena dengan bodohnya merasa harus berpacu dengan batas waktu yang saya kira-kira sendiri… hehe..

Ibarat jatuh tertimpa tangga, masih kuraaaanggg… saya sering bilang, saya masih harus kecipratan cat… dan harus jadi coreng moreng.. duuuhhh… emang saya tukang cat tembok?? :-p

Lalu? Bisakah saya akan tetap berbahagia dalam keadaan appun?

Kalau pertanyaan itu saya jawab hari ini, saya bisa jawab, YA… karena hari ini saya berbahagia… tapi tanyakan pada kakak dan sahabat-sahabat saya.. berapa banyak email, SMS, telp, komentar, tweet, pelukan, tatapan mata, yang mereka limpahkan untuk saya… hehehe.. mereka lah kebahagiaan terbesar saya…

Belum lagi kalau ada yang berhasil memperhatikan apa yang tertulis dalam status-status saya..
Berapa lama roller coaster saya up and down dengan pola yang tidak jelas?? Target ini masih harus saya kejar… doakan saja…

2. disiplin hidup sehat jasmani dan rohani

Nahhhhh…. Kalau yang ini, dengan bangga saya bisa angkat kepala dan bilang… yess… I did it !!
tentunya dalam ukuran saya…*ngelessss*

Bukan begitu.. kalau harus menuruti standar umum atau WHO ya jelas sulit.. hehehe.. tapi membuat saya bisa tidur di jam-jam normal, berhenti ngopi bergelas-gelas, minum air putih lebih banyak, makan sayur dan buah lebih banyak, disiplin jam makan, mengurangi junk food…
itu sudah prestasi… masih tetap harus ditingkatkan, tapi saya rasa, untuk tahap awal ini, cukup lahhh…🙂

3. memperbanyak tatap muka dan jabat tangan, ga cuma mengandalkan FB + SMS

Ini diaaaa…. saya punya satu hal yang menurut saya lumayaaaannn…
Saya bisa mampir ke tempat teman kuliah di Madiun, teman yang bahkan pada saat kuliah pun saya ngga pernah kenal langsung, baru-baru aja nih kenal di FB.. hahaha…

Lalu mampir ke tempat teman lama di Gresik, Surabaya, Banjar, Tasik, dalam perjalanan gila-gilaan kemarin.. woooowwww, buat saya yang susaaahhhh meluangkan waktu untuk sekedar ketemu dan say hi, ini prestasi.. bukan apa-apa, saking soliternya saya, saya kadang jadi alien yang tidak punya cukup keahlian untuk berkomunikasi lisan, saya kuatir ngga pernah berhasil mengumpulkan bahan obrolan… paraaahhhhh…

4. back to school

5. expanding GiftBox

Kedua target di atas yang masih jadi PR besar… sudah dimulai… tapi hambatan dalam hal kesehatan itu dia… yang masih harus diatur supaya semua bisa berjalan dengan baik…

Selain me-review target, saatnya mensyukuri hal-hal yang tidak pernah saya targetkan..

Tahun ini tanpa diduga, berkesempatan untuk berurusan dengan sport dalam bidang ilmu dan pekerjaan saya.. sejuta rasanya..

Bisa keliling kota dalam rangkaian Proliga, merayakan gegap gempita dengan sahabat-sahabat lama dan baru.. meskipun tidak mencapai klimaksnya.. itu juga amazing…

Saya belajar memperluas samudra hati.. untuk tetap mengasihi, menyayangi, menerima apa adanya seorang sahabat, menata hati dan logika bahwa banyak hal yang tidak bisa saya paksakan untuk dia lakukan hanya karena saya sudah melakukan hal itu terhadapnya..

Membaca deretan ucapan selamat, selain dari sahabat dan keluarga, datang dari orang-orang yang tidak terduga, yang tahun kemarin bahkan, bulan kemarin, minggu kemarin belum saya kenal… **secara orang pojokan.. yg susah bergaul** waahhh.. luar biaasaaaa…

Kalau sudah menulis tentang pencapaian.. berarti boleh ya, saya menulis lagi tentang target baru untuk 7 bulan ke depan…

Bukan mau sok-sok an kebanyakan target, tapi perubahan-perubahan yang terjadi dalam hidup yang membuat saya merasa harus terus menyesuaikan diri..

Saya tuliskan target primer dulu:

1. “tugas negara” harus kelar.. saat harus check out dari Jogja.

2. Bukan lagi expanding GiftBox, tapi menyelesaikan perubahan rencana yang sudah dibuat.

3. Kembali ke Jakarta… mudah-mudahan ada rejeki yang cukup untuk bisa segera membawa saya dan kakak “pulang” ke tempat jiwa saya selalu berada.. *berarti kalau sampai akhir tahun ini kami belum ada di Jakarta, jangan diketawain ya.. itu artinya, rejekinya belum cukup hehehehe*

Kalau pun boleh nambah daftar hal-hal lain yang juga ingin saya dapat/kerjakan, jadi wish list aja lahhh, bukan target, supaya tidak terlalu membebani..

1. belajar fotografi dan beli kamera yang agak “serius”
2. lanjut belajar bahasa Perancis..
3. belajar gitar… *woooiiiii, udah dari berapa taun yang lalu kepengennya*
4. travelling bareng-bareng, pengennya gaya ransel… *emang bisa?? model perfeksionis kaya lo Ren? kata hati kecil saya, niru gaya bertanyanya Samuel Mulia* :p

Udah ahhhh… kebanyakan mimpi ntar ga bangun-bangun, ga kerja-kerja…

Plsss.. doakan dan ingatkan saya kalau semangat sudah mulai terlihat turun…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s