Selamat Berjuang Menjadi Ibu…

Standard

22:35
Saya masih bekerja, lalu sekilas melihat kalender, 21 Desember 2011. Berarti besok Hari Ibu ya?

2011 adalah tahun ke-10 saya menjadi ibu. Arya sudah kelas 4, saya kadang masih ngga percaya saya sudah sampai di titik ini. Tapi saya ngga akan bilang “ngga kerasa ya?”.

Ngga kerasa gimana? Selama rentang waktu ini, cukup lengkap saya merasakan perubahan-perubahan dalam menjalankan peran ibu. Mulai dari ibu bekerja, setengah bekerja, tidak bekerja, berwirausaha, single mom, married, married tapi menjalankan peran ganda, sehat, setengah sakit, sakit beneran.. Macam-macam rasanya. Senang sedihnya, jatuh bangunnya.

Entah dengan teman-teman lain, yang punya jalan hidup lebih normal. Untuk saya yang soliter dan tidak pernah suka kemruyuknya dunia anak-anak, ditambah lagi dengan lika-liku hidup yang saya sebutkan tadi, menjadi ibu tidak pernah jadi sesuatu yang mudah. Peran ini melibatkan seluruh energi yang saya miliki, bukan hanya berapa banyak waktu dan tenaga yang harus saya sisihkan setiap hari, tapi secara menyeluruh bahkan pernah terpikir, gila ya, berapa banyak kepentingan pribadi yang harus saya korbankan demi sebuah peran ini? Berapa banyak mimpi yang harus saya kubur sementara ataupun selamanya. Banyak!! Sangat banyaakkk..

Menyesalkah saya?
Sesekali muncul lelah iya. Exhausted tepatnya. Muncul pikiran ingin berhenti sementara seperti halnya Arya yg ingin cuti karena sedang jenuh latihan taekwondo.

Saya juga sering marah, pernah frustrasi, karena konflik kepentingan. Antara saya sebagai pribadi dan saya sebagai ibu.

Tapi tidak, saya tidak menyesal..
Menjadi ibu memang bukan pilihan pertama saya dulu. Tapi berubah menjadi pilihan utama setelah Tuhan menyediakan jalannya. Melihat Arya tumbuh besar, sehat, pintar, tekun meniti jalan untuk berprestasi, bisa belajar bersikap santun, bisa belajar beribadah, saya merasa hidup saya makin punya alasan dan tujuan. Itu menguatkan saya. Saya tidak lagi melihat apa yang saya lakukan sebagai pengorbanan, tapi ini lah alasan saya hidup. Mempersiapkan satu generasi yang kelak akan melanjutkan kehidupan yang lebih baik. Toh nanti akan ada masa dimana saya akan punya lebih banyak waktu, untuk menyusun kembali kepingan mimpi yang pernah tersebar tersingkir. Kata ibu saya, mungkin nanti saya akan jadi satu-satunya ibu yang ngga akan merasakan “empty nest syndrome” saat Arya dewasa. Justru feel free karena hidup saya akan kembali sepenuhnya. Hahahaha.. Soal itu nanti kita lihat sama-sama deh..

10 tahun ini juga mengajarkan saya untuk mengerti, bahwa tidak semua perempuan terlahir dengan naluri keibuan yang kuat. Sebagian -termasuk saya- harus memperjuangkannya. Belajar ekstra keras menjadi ibu. Berjuang ekstra kuat mengalahkan keinginan-keinginan pribadi. Jujur akui dan terima saja..

Saya bersyukur di tengah perjuangan saya menjalankan peran ini. Masih ada reward berupa peluk cium Arya, mengucapkan Selamat Hari Ibu dengan suara bayi. Thank you note dan ucapan selamat dari Baba. Saya tahu, banyak perempuan yang ‘senasib’ dengan saya tidak pernah mendapatkan reward serupa untuk menguatkan langkah mereka.

Well..
23:55
Beberapa menit menjelang Hari Ibu.
Peluk dan hormat saya untuk single mom/ibu yang sering sendirian mengurus anak-anak di rumah krn ayah bertugas di tempat yang jauh/ibu asuh/ibu angkat/ibu yang senasib dg saya hrs belajar dulu menumbuhkan rasa keibuan dan semua ibu yang tengah berjuang menuntaskan tugasnya.

Selamat Hari Ibu.. Tetap lah kuat.. Apa pun keterbatasan kita, bagaimana pun ‘tidak normal’nya hidup yang kita miliki, jangan jadikan itu alasan untuk berhenti memberikan yang terbaik.

Semoga para Ibu selalu berbahagia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s