Setahun Tak Membuatmu Melayang Jauh….

Standard

23:21 – Gate Cibubur

Intro lagu alm. Chrisye mendenting, suara khasnya membunyikan larik “bukan maksud hati.. membawa dirimu..” ahhhh, benar kan yang aku bilang,  betapa berkuasanya sebuah rangkaian nada dalam proses memori kita. 26 kilometer menuju rumah menjadi tidak penting lagi, aku pengen segera bilang ini ke kamu.

23:28 – SPBU Petronas

Yap, aku berhenti… ambil laptop, dan mulai berusaha supaya air mata tidak mendominasi diriku. Aku mau cerita kan, bukan mau mewek.. lagu itu tadi ngga ada hubungannya dengan kamu, isinya pun sama sekali ngga ada hubungannya dengan aku, atau kita. Lagu itu cuma lagu terakhir yang terdengar saat aku terakhir kali juga bicara sama kamu.  Pagi itu..

Lagu itu justru ngga pas jadi soundtrack deh, karena pagi itu kita bukan lagi bicara soal hati, tapi tentang bisnis..tentang harapan..tentang cita-cita. Suntikan semangatmu kali itu terbawa hingga malam ini, membuat benakku sering berputar seperti tiap hal itu saling berkait satu sama lain, dan ujungnya selalu satu, Alphard!!

Ah, iya.. aku tadi mau cerita,  sekarang ini aku sedang mempersiapkan langkah untuk menyambut Lebaran,  setelah langkahku membuka outlet kedua di Jakarta harus tertunda karena keterbatasan sumber daya.  Katamu, ngga perlu emosi membuat langkah, cukup semangat aja, karena emosi membuat kita ingin segera-segera-segera…padahal justru proses itu yang akan membuat kita hidup, hidup dalam semangat karena terpelihara oleh harapan.

Saat itu, aku sering mendebat isi kepalamu, karena aku sangat berorientasi pada hasil, ciri khas orang dengan need of achievement tinggi katamu. Tapi malam ini aku tau, kamu betul.. Tuhan menunda segalanya untukku karena Ia ingin aku berlama dalam semangat…dan betul katamu, itu nikmat..

Kemarin aku membaca status adindamu, sepertinya itu tentang kamu.. dia bilang she didn’t miss u, she just wanna know whether are u ok or not somewhere far away there..

Malam ini aku tau, kamu pasti baik-baik aja, karena pasti bukan cuma aku, yang tengah mengenang saat-saat terakhir bersamamu dalam kebaikan. Dan kenangan-kenangan itu berbuah doa kebaikan untukmu.  Beberapa hari menjelang setaun kamu pergi…

23:49

Masih di parking area SPBU, aku semakin tau, Tuhan menjemputmu lebih awal dari yang aku mau, karena Dia tau, bersama keluargaku, kamu akan jadi sumber energi tak terbatas, selalu terbarukan… dan akan selalu membarukan semangatku.  Semangat untuk berbagi manfaat pada banyak dan lebih banyak orang lain…

23:58

Ahh, aku kesel, koneksi internet kenapa jadi ngga bersahabat? susah bener mau online..  kembali ke soal berproses tadi,  kali ini mungkin Tuhan ingin membiarkanku lebih lama mendiamkan kamu dalam benakku😉

Aku sambil jalan deh…

00:25 – parkiran RM Padang Sederhana

Akhirnya connected juga.. Oke Djie, sebelum aku terusin perjalanan pulang, aku cuma mau bilang, bener kata ST12, butuh waktuku seumur hidup untuk melupakanmu… setaun tak mambuatmu melayang jauh, setaun cukup untuk semakin mengendapkanmu dalam hati..  Rest in peace sahabat baikku..

Bohong kalau aku bilang aku ngga kangen kamu, I’ll say it out loud, I MISS U!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s